Senin, 04 November 2013

Hujan Hari Ini [puisi]

ajiraksa.blogspot.com


jika hujan hari ini adalah cinta
aku jadi mengerti karenanya
hujan yang begitu dicintai para penyair
dengan aroma-aroma kenangan yang dibawanya
seketika menjadi badai yang sangat ditakuti
kilatnya begitu mematikan rasa
pun bila cinta itu menjadi badai

seberapa inginnya menyentuh hujan
hanya pedih oleh jarum jarum rinainya
bila ku pacu begitu cepat dan tak beraturan
lain ketika kudatangi ia perlahan
berjalan pelan bersamanya
dingin sejuk rintik gerimis
kebahagiaan
dan kenangan
yang datang menyentuhku

Jumat, 01 November 2013

Tentang yang diajarkan jarak dan waktu (puisi)

Tentang yang diajarkan jarak dan waktu

:untukmu, di kota B



Sebagaimana aku ingat tentang hujan
Yang mengirimkan badai rindu disetiap rinainya
Dan tentang samudra
Yang menyekap kenangan dalam gulungan ombaknya
Dan membenturkannya pecah pada karang
Sebagaimana aku mengingat malam-malam tak menjenuhkan
tentang dongeng perjalananmu

sebagaimana aku begitu dalam mengingatmu
dalam kutipan sajak seorang penyair dari kampungmu
yang selalu kau gemakan dalam ceruk ceruk hatiku
sejak kau angkat lagi sauhmu dan berlayar pada samudramu yang luas

‘Karena jarak mengajarkan rindu’[1]
Begitu kau kutip kerinduan penyairmu
Dan kau sadur untuk hatimu yang merindukan kisah dan perjalananmu
dan jiwa-jiwa yang menemani dalam tiap labuhmu

Dan kini aku mengutip penyairmu
Mengutip rindu yang diajarkan jarak, dan dirimu
Ku sadur di malam-malam yang kehilangan cerita tentangmu
Meniupkannya pada angin pantai utara dan senja yang begitu jingga
Berharap ia sampai di kotamu dan menjumpaimu dalam desirnya
Tak lupa ku titipkan pula pada hujan November yang akan menemuimu dalam rinainya

Dan hujan November telah berubah
Musim ke tiga ini tak lagi sama
Tak hanya gunung dan samudra
Waktu pun menyemai jarak diantara kita

Karena waktu mengajarkan untuk mengenang



Jogja, saat mengenang perjumpaan denganmu


[1] Kutipan sajak ‘Pledoi Malin Kundang’ karya Indrian Koto

Sajak Selamat Ulang Tahun (puisi)



:untuk L dimanapun berada

selamat atas waktu yg masih mengijinkanmu menjumpai bilangan baru kehidupanmu
semoga waktu tak pernah bosan menyematkan kedewasaan padamu
menjadikan jiwa yang baja dan hati yang lentur
semoga kau tak melupakan mengapa kau dipertahankan
semoga kau jumpai lagi bilangan bilangan yg masih panjang
berkah selalu utk peta jalan hidupmu
semoga gelombang tepat alamat menyampaikan segala doa
selamat menempuh usia baru

Selasa, 08 Oktober 2013

Kita [puisi]

theinvisiblethread.com

kita adalah kisah tak berawal tak berakhir
sekejap aku dan kau berbagi kita tanpa mengucap
kita dan buka kita adalah kehendak waktu

berbagi nafas berbagi detak dalam deru nadi kota dan malam
kita adalah anak malam yang dipertemukan untuk berpisah

hangat darah dari genggaman tanganmu
dan feromon dari nafas seinchi-mu
aku ingat betul kau dan aku pernah berbagi kita

lalu aku terjerumus dalam malam malam yang mengkhawatirkanmu
dan hanya ada aku
sudah tak ada kita

dan aku terus menutup malam deengan mengirimkan gelombang keselamatan untukmu



::semoga setiap kau membuka mata adalah berkah

Senin, 23 September 2013

Jazz 7 Langit [Press Release]

Konser Jazz 7 Langit merupakan sebuah pertunjukan musik jazz yang sangat unik dan penuh kreativitas dan pemaknaan, dimana musik jazz yang penuh dengan improvisasi akan dikolaborasikan dengan musik tradisional gamelan. Konser ini akan diselenggarakan oleh KFK Management bekejasama dengan Progress Management. Dalam konser ini akan menampilkan musisi jazz ternama Indonesia yaitu Beben and Friends, Inna Kamarie berkolaborasi dengan gamelan Kiai Kanjeng. Konser akan diadakan di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta pada Kamis, 03 Oktober 2013, pukul 19.00 WIB- selesei.

Konser Jazz 7 Langit merupakan sebuah pertunjukan budaya, dimana Jazz sebagai salah satu hasil kebudayaan manusia yang sangat luas pemaknaanya tidak hanya dalam musik akan tetapi  dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan tag line “ More Than Jazz That You Know “, jaazz terlalu sempit jika dimaknai hanya sebagai aliran musik, karena semangat Jazz sesungguhnya adalah semangat mencari, menganalisa dan improvisasi yang dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari- hari, dan itulah yang di perintahkan oleh Tuhan kepada manusia untuk memaknai hidupnya agar mereka mengenal jati dirinya dan bermanfaat bagi orang lain. Begitu juga gamelan yang memiliki filosofisnya sendiri bagi orang Jawa pada khususnya harus digali lagi dan outputnya pun tidak hanya dalam bidang musik tetapi juga dapat di aplikasikan dalam dimensi lain dalam kehidupan.

Agaknya akan sangat menarik jika musik etnik yang diwakili oleh gamelan dikolaborasikan dengan Jazz yang dikenal sebagai musik orang kulit hitam dari barat yang seakan -akan sekarang dilegitimasi sebagai musik kelas atas. Karena sesungguhnya siapapun berhak nge- Jazz dengan karakternya masing- masing sesuai dengan filososfis dan kebudayaanya. Yang berbeda dari kolaborasi ini dengan  kolaborasi- kolaborasi yang telah ada sebelumnya adalah tidak hanya musik gamelan dan Jazz itu sendiri yang akan dihadirkan tetapi juga aspek edukasi, spiritualitas dan religiusitas sebagai puncak dari perjalanan pencarian manusia akan Tuhanya yang akan disajikan dalam bahasa musik.

#MoreThanJazzThatYouKnow | 3rd October 2013 | Taman Budaya Yogyakarta

Ticket Box:
@eltirafmjogja
@unisifmyk
@Geronimoticket
@TXbabarsariJog
@895jizfm
rumah budaya EAN Kadipiro
kfkmanagement.blogspot.com (online)

further info:
call 085641320056
or check @Jazz7Langit timeline on twitter

Rabu, 18 September 2013

Bulan Pucat Pasi [Puisi]


Bulan pucat pasi
aku disini
menanti
kalau aku lanjutkan
mungkin kekasih hati
hanya
itu masih mungkin

bulan pucat pasi
aku menangisi
kisah tiada henti
cuma ya hanya dalam hati
biar tiada dia mengerti
karena memang tak kuijini

bulan pucat pasi
jika itu tanda menanti
biarlah pilihan si hati
kapan mengawali
dan kapan mengakhiri

bulan pucat pasi
aku hanya sedang menikmati
dan bukan menulis puisi
untuk yang dikata kekasih hati
aku hanya menikmati

Jumat, 13 September 2013

Kembali Menemui Senja [Puisi]



Senja
Lagilagi aku menulis tentang senja
Senja yang tak pernah tinggal lama
Karena senja tahu dan mengerti
betapa hati hati itu takkan kuasa menangkap suasananya terlalu lama
karena hati hati itu tak kuasa terlalu lama menahan semburat kenangan
tak kuasa terlalu lama disinari kenangan
senja begitu paham
akan dirinya yang sehelaan nafas dibutuhkan
untuk membangkitkan roman dan tragedi
namun senja
tak ingin
dikenang dalam duka berkepanjangan
senja berlalu pergi

Dan malam terlalu jahanam
menghukumkan rindu....

11 September 2013